Yayasan Amal Zahir Indonesia (YAZID) Lakukan Silaturahmi

0
170

PEKANBARU (HPC)- Yayasan Amal Zahir Indonesia ( YAZID. ) mulai berjalan memperkenalkan diri dengan bersilaturrahmi dengan Lembaga Amil Zakat di Pekanbaru Riau. Hal ini langsung di sampaikan oleh Ketua Pembina YAZID Ustadz Asy’ari Muhammad Yusuf, dalam Rilisnya kepada Media haluanpos.com

“Yayasan Amal Zahir Indonesia ( YAZID. ) merupakan salah satu Yayasan yang baru terbentuk, dan Alhamdulillah sudah memiliki legalitas dan payung hukum yang jelas, semenjak di Sahkan Melalui SK Kemenkumham RI pada bulan Juli yang lalu, kami sudah mulai bergerak untuk memperkenalkan diri,”.kata Asy’ari.

Asyari menambahkan sudah ada beberapa Lembaga Amil Zakat yang kami kunjung, Yang pertama LAZ Yatim Mandiri, Kemudian Pondok Pesantren Integritas Qur’an 368 dan tadi kami mengunjungi Dompet Dhuafa Cabang Riau.

MENARIK DIBACA:  Keberadaan Masyarakat Adat di Kampar Masih Belum Berstatus Resmi

” Alhamdulillah semua menyambut dengan Positif kehadiran kami, Program yang kami jalani kedepan hampir sama seperti program LAZ, namun untuk Desain awal kami mengambil Sektor Pendidikan, yang paling utama kami akan membuka Rumah Tahfiz untuk tingkat TK & SD, ya Seperti TPA lah. Namun kita fokus nya pada Pendalaman Tahfidz, agar anak anak Generasi Muda kedepan Menjadi Hafidz Hafidz Qur’an yang baik dan Intelektual karena selain Pendidikan Tahfidz kita juga akan buka Untuk kelas Bimbingan Belajar Pelajaran Umum tutup Asy’ari selaku Ketua Pembina Yayasan Amal Zahir Indonesia ( Yazid ). ” terang nya.

Dalam Pertemuan dengan Pimpinan Dompet Dhuafa pada pagi ini, kami ingin bekerja sama dalam Pengelolaan Zakat kedepan, jadi kita berencana bergabung Dalam MPZ ( Mitra Pengelolaan Zakat ) Dompet Dhuafa, Dalam pertemuan tadi, banyak hal kami sampaikan, dan Alhamdulillah Ustadz Ali Bustomi sangat Terbuka dan memberikan kesempatan kepada kami untuk bergabung di MPZ milik Dompet Dhuafa, ini merupakan hal yang sangat Positif untuk Program kami kedepan, dan YAZID menjadi salah satu Pilihan Masyarakat untuk Menabur Kebaikan.

MENARIK DIBACA:  Akhir Tahun 2018 Baznas Riau Salurkan bantuan kepada 200 PKL dan 65 Grobak untuk Mustahik

Ada pun perjalanan di Pondok Pesantren bertujuan untuk mempelajari program dan metode dari Penghafalan Al-Qur’an, jadi untuk metode metode hafalan kami ambil di Program Pondok Pesantren Integritas Qur’an 368 karena kami menilai cara penerapan pendidikan bya luar biasa, dan ini akan kita jalankan di Rumah Tahfiz Yazid kedepan.

“Semoga apa yang kami niat kan ini di berikan kemudahan oleh Allah SWT, dan semoga Respons masyarakat nanti jugalah yang kita harapkan untuk perkembangan Yayasan Amal Zahir Indonesia ( YAZID )Kedepan.”tutupnya. (Rls)