PEMKAB ROHIL PROGRAMKAN KEGIATAN PENCANANGAN HARI PEDULI SAMPAH NASIONAL (HPSN) TAHUN 2019

0
249

ROKAN HILIR (HPC)– Untuk mencapai tujuan predikat kota bersih dan sehat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), melakukan kegiatan gotong royong (Goro) bersama unsur upika kecamatan Bangko.

“Gotong Royong bersama ini dalam rangka mendukung program kota bersih dan sehat. Dimana goro ini melibatkan berbagai unsur yang ada di Kecamatan Bangko, mulai dari ketua RT, Lurah/Penghulu, dan Camat” kata Kepala Dinas LH Rohil, Suwandi S Sos belum lama ini.

DLH rohil sebut Suwandi sudah memiliki fasilitas peralatan bidang kebersihan siap support pihak Kecamatan, Polsek maupun pihak Koramil dan akan terus bersama-sama mengajak masyarakat untuk menjalankan program Jumat Bersih ini untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih,” katanya.
Gotong royong yang sudah kita lakukan diantaranya Jalan Utama, Kelurahan Bagan Barat yang merupakan wilayah pesisir menuju kelaut, hal ini tujuannya untuk membersihkan saluran pembuangan air dari darat ke laut yang selalu tersumbat sampah dan lumpur dari pasang surut laut

“Jika saluran drainase yang menuju kelaut jalan keluarnya air selalu tersumbat sampah dan lumpur tanpa ada pembersihan akan mengakibatkan kebanjiran diwilayah Bagan Barat sekitarnya. Kami berharap dengan adanya programini dapat menciptakan lingkungan bersih dan diharapkan juga akan kesadaran masyarakat untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong di setiap RT atau lingkungannya,” harapnya.

MENARIK DIBACA:  Plt Walikota Pekanbaru Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2017 Melalui Paripurna DPRD


Menciptakan lingkungan bersih dan sehat serta kawasan hijau bukan hanya menjadi tanggung jawab DLH saja, akan tetapi sudah menjadi tanggung jawab kita bersama. Untuk mensupport pembersihan dan penggalian lumpur yang tersumbat pada bagian drainase atau parit yang agak lebar, pihak DLH akan turunkan alat berat exavator.

“Jika lingkungan tersebut kotor, sampah dimana-mana, parit dibiarkan tersumbat tentu akibatnya semua yang ada dilingkungan tersebut yang akan menanggung akibatnya seperti bisa terserang penyakit, banjir dan lainnya. Untuk itu, mari kita hidupkan kembali budaya gotong royong, DLH akan support baik tenaga maupun alat berat exavator, Insyaallah kota kita akan bersih nantinya sehingga akan tercapai program pemerintah daerah untuk menjadikan Bagansiapiapi kota bersih dan bisa mendapat Adipura,” Pungkasnya.

MENARIK DIBACA:  Wazirwan Yunus : UKM Dirohil Harus Menjadi Sentra Usaha Yang Maju

Tangani Sampah Rumah Tangga
Sampah di wilayah Rokan Hilir tiap harinya diangkut oleh petugas kebersihan mengunakan mobil operasional Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rokan Hilir yang tiap harinya mencapai 4 ton.

Menurut Suwandi, sampah-sampah rumah tangga dari masyarakat dibuangkan ditempat pembuangan akhir (TPA) diperkirakan mencapai 4 ton per-hari yang belum adanya pemilahan. “Perlu adanya kesadaran semua pihak, karena sampah menjadi masalah nasional, jika tidak serius menangganinya bisa menimbulkan bencana,” ungkap Suwandi.

Dengan langkah pradigma ini, bagaimana sampah menjadi nilai ekonomis, namun masyarakat harus menyadari sampah yang dibuang ke tempat pembuang sampah (TPS) terlebih dulu diasingkan, baik sampah organik dan non organik. Pihaknya, siap menyediakan tong-tong sampah kelokasi yang strategis di daerah kota Bagansiapiapi, maupun kota di Bagan Batu.

Canangkan HPSN 2019

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat melaksanakan kegiatan pencanangan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2019. Kegiatan tersebut dipusatkan ditepian sungai rokan, batu enam, Bagansiapiapi.
Acara perdana yang diselenggarakan dinegeri seribu kubah itu dihadiri oleh Sekdakab Rohil Drs H Surya Arfan MSi, Dandim 0321/rohil Letk Inf Didik Efendi, Wakapolres Rohil Kompol dr Wawan SH MH, Para Pimpinan OPD, para guru dan siswa dan undangan lainnya.

MENARIK DIBACA:  Hut Polairud Ke 69, Satpolairud Polres Rohil Gotong Royong Bantu Pembangunan Mushola Al Fattah

Kadis DLH Rohil, Suwandi S Sos mengatakan, Kegiatan perdana yang kita gelar ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan kebersihan lingkungan dan memanfaatkan sampah untuk menambah ekonomi. “Masalah sampah ini adalah masalah nasional, makanya kira undang para guru dan para siswa agar bisa diterapkan disekolah masing-masing,” Ujarnya.

Gerakan peduli sampah ini sebutnya agar masyarakat peduli akan kebersihan, selain itu kita juga menyerahkan tong sampah kepada sekolah adiwiyata dan tanaman berupa Jambu Madu, mangga dan tanaman pelindung lainnya kepada pihak sekolah.

“Mudah-mudahan tanaman dan tong sampah yang kita berikan itu nantinya bisa membuat sekolah nyaman dan bersih,” Harapnya.
Kegiatan itu diawali dengan pemukulan gong dan penyerahan tong sampah organik dan non organisasi oleh Sekda Surya Arfan dan diakhiri dengan penanaman pohon pelindung diseputaran tepian sungai rokan.(Adv/Humas)